Sengon Solomon Hybrid B

Sengon Solomon Hybrid B , ( pedagang lain menyebutnya dengan sengon Hibrida Kanada ), tersedia untuk dipesan sekarang. Pengiriman MULAI Oktober 2010. Minimal order 1000 batang. DP 50 %. Harga pemesanan Rp. 5000/batang. Harga belum term
www.sengonsolomon.blogspot.com


Pertumbuhan pesat ( sifat sengon solomon ) , batang gemuk / kekar ( diameter lebih besar daripada sengon solomon ). Hubungi : Rudy 0858 66 231 777.

Ingin belajar cara menanam sengon yang baik dan tidak menyesatkan ? Banyak pedagang bibit yang ingin Anda menanam serapat mungkin di kebun Anda, agar mereka diuntungkan. Angka yang mereka janjikan sangat fantastis ? Saya perlu ingatkan , yang kita tanam adalah mahluk hidup yang butuh lingkungan tumbuh yang baik dan cara perawatan yang tepat. Bisa - bisa investasi Anda hilang total. Kalau Anda mau dengan teliti mempelajari, kami telah menyediakan web khusus yang berisi petunjuk lengkap cara berkebun. Konsultasi tanya jawab per SMS atau BBM, KHUSUS hanya kami layani bagi pembeli bibit yang SUDAH melakukan pembayaran. Terima kasih.





Ingin Hasil Kebun Anda Meningkat 250 % ?

Gunakan pupuk mikoriza. Klik link di bawah ini :
http://www.pupukmikoriza.blogspot.com/

Bibit Jati Solomon Kultur Jaringan

Bibit Jati Solomon Kultur Jaringan
Kami menyediakan bibit jati solomon . Silakan klik foto ini untuk info lengkap.

Kebun 5 Milyar per Hektar dalam 10 Tahun

SILAKAN KLIK LINK INI UNTUK LEBIH JELASNYA. WWW.HUTANKU.COM KLIK FOTO PERTUMBUHAN PAULOWNIA ELONGATA DI BAWAH INI. TAMBAH 1 METER DALAM 30 HARI !!!
Twitter : @RKrisbiantoro



Hasil yang dimaksud adalah jika melakukan tumpangsari penanaman Jati Solomon ( Rp. 3 Milyar per hektar dalam 9 - 10 tahun )atau Paulownia elongata dengan aren ( Arenga pinnata ) varietas dalam. Jati solomon adalah Jati temuan terakhir dengan tingkat pertumbuhan tercepat. Dalam 9 tahun bisa mencapai garis tengah log 30 - 35 cm , dengan bentuk log silinder , bukan bintang.
www.jatisolomon.blogspot.com

Paulownia adalah kayu yang sangat ringan ,tapi sangat kuat. Harga beli kayu log nya US$ 200 - 300 per meter kubik. Ini berarti 3 - 5 kali harga sengon / albasia. Per batang pohon Paulownia elongata umur 5 tahun menghasilkan log 0,35 m3. Ini berarti kira - kira US$ 100 / pohon. Jika per hektar kita tanam sesuai anjuran , yaitu 1200 batang , berarti US$ 120.000 / hektar.
Untuk indikasi harga Paulownia , silakan klik di bawah ini :
http://www.environmentalforestfarms.com/paulownia.html



Berikut foto serat kayu Paulownia







Sebenarnya kalau ingin hasil yang lebih super lagi , sebaiknya tumpangsari Paulownia dengan aren. karena Paulownia jarak tanamnya 3 x 3 meter , sedangkan aren 8 x 8 meter. Hasil kebun Arennya pada tahun ke 9 - 10 bisa Rp.5.250.000 per hari kerja sepanjang tahun selama 20 - 25 tahun berturut - turut. Karena aren unggul varietas dalam yang kami kembangkan ( sama seperti yang dipakai dalam program kampanye partai "G" ) menghasilkan 35 liter nira per pohon setiap 2 hari. Jadi jika dalam satu hektar ditanam 150 batang , dianggap dalam setahun satu pohon berproduksi selama setengah tahun, jadi anggap saja per harinya disadap nira 75 pohon @ 35 liter @ Rp. 2000/liter. Jadi per hari Rp. 5.250.000 / hari sepanjang tahun. Dalam hal nilai uang per hektar , jika dibandingkan penghasilan bio fuel & bio ethanol , nilai US$ yang dihasilkan aren adalah 22 kali tebu , dan 12 kali kelapa sawit . Hasil sadapan di tahun ke - 9 memang tidak sebesar tahun ke 10. Sedangkan Aren umum yang banyak dijumpai & dijual bibitnya di Indonesia adalah aren genjah , atau persilangan genjah dengan var. dalam , dan hasil niranya per hari 10 - 20 liter , atau 1/4 - 1/2 dari Aren Unggul Var. Dalam.

Berikut hitungan bisnisnya. Silakan klik untuk memperbesar atau mencetak :



www.bibitaren.blogspot.com


Perhatikan ukuran pohon , berapa banyak tandan bunga betina yang siap disadap di foto pohon berusia 16 tahun berikut ini :


Aren unggul varietas dalam sebaiknya disadap mulai usia 10 tahun.Aren genjah bisa disadap mulai tahun ke-6 , meski macet - macet. Tapi prakteknya mulai lancar di tahun ke-9, itu pun kalau sudah terlanjur disadap di tahun ke-6 biasanya mengurangi laju pertumbuhannya.Dan itu pun paling - paling didapat 5 - 10 liter nira per hari selama 3 bulan dalam setahun. Logikanya , wanita umur 12 tahun sudah bisa hamil , tapi selanjutnya akan tidak se sehat yang melahirkan usia di atas 20 tahun. Pertumbuhan badannya pun akan terhenti, karena nutrisi yang seharusnya masih untuk meneruskan pertumbuhan , digunakan untuk perkembang biakan. Dalam hal aren , nira adalah zat makanan hasil olahan jaringan tumbuhan yang diedarkan ke tandan bunga untuk perkembang biakan. Kami berusaha menghindari mark - up atau blow up untuk menarik minat orang , jadi kami berusaha se-transparan mungkin, sehingga bentuk fisik tanaman indukannya pun fotonya kami tampilkan , agar kelihatan laju pertumbuhan tandan bunga betinanya. Selain diameter & tinggi batang , yang membedakan aren Var. dalam unggul & tidak adalah jumlah tandan bunga betina yang siap sadap. Ini tidak bisa menipu , karena logikanya yang disadap adalah tandan bunga. Makin banyak jumlahnya , makin berkesinambungan produksi niranya.

Penanaman Jati solomon berjarak 4 x 3 meter. Kalau tumpangsari dengan aren , berarti populasi jati tinggal 700 batang , yang 158 batang adalah aren. Diantaranya tumpangsari dengan kapulaga.Hasil yang didapatkan ( tebang sekitar 2020 , harga sekarang kira - kira Rp. 2,5 juta per batang , diasumsikan harga 2020 Rp. 4 juta / batang )
700 x Rp. 4.000.000 = Rp. 2.800.000.000
Aren mulai tahun ke - 10 Rp. 5,3 juta / hari.

Nah , jika tumpang sari dengan Paulownia , maka potensi akumulasi hasil yang bisa didapat pada tahun ke 10 ( populasi Paulownia berkurang sedikit karena aren ) adalah
2 x tebang Paulownia = 2 x US$ 100.000 = US$ 200.000
Aren , hasil tahun ke 9 & 10 = 450 hari @ Rp. 5.250.000 = Rp. 2.362.500.000
Dan bisa Anda cek dengan Google , dengan Search Query = Penyakit Tanaman Aren ,Anda akan temukan bahwa tanaman aren sampai hari ini tidak memiliki penyakit yang bisa menyerang secara mewabah.

Di antara Paulownia & Aren sebaiknya tumpangsari tanaman yang perakarannya tidak terlalu dalam , sehingga tidak terjadi kompetisi / perebutan hara tanah. Pilih tanaman yang tidak lebih tinggi dari 1,5 meter , tidak perlu sering tanam ulang, butuh peneduh & jarang pemakaian insektisida , karena insektisida akan merusak Paulownia. Khusus Paulownia hendaknya gunakan insektisida organik , misalnya olahan Mimba yg sudah banyak dijual di toko pertanian.

www.paulowniaindonesia.blogspot.com
www.budidayapaulownia.blogspot.com

Saran saya mungkin misalnya nilam , mawar , melati , atau lada.
Berikut adalah artikel majalah TRUBUS mengenai pembibitan kami , majalah pertanian & peternakan nomor 1 di Indonesia , edisi Mei 2009 :

Untuk informasi , data pertumbuhan & ukuran yang tercantum di majalah TRUBUS adalah untuk jenis Kawakamii & bersumber dari peneliti ITB. Jenis Paulownia elongata memiliki ukuran & pertumbuhan 2 kali lipatnya.

Aren & Paulownia/Sengon maksimal 150 & 960
Dengan pola tanam ini Paulownia & sengon bisa tebang 3 kali 5 tahun , dengan penanaman terakhir populasinya hanya 480 batang. Hasil nira aren per hari mulai tahun ke 10 per hektar nilainya ( dengan harga sekarang ) kira - kira Rp. 5.250.000/hari. Jadi total yang didapat di tahun ke 15 adalah : ( dengan asumsi harga sekarang , dan tidak ada kenaikan ):
A. Aren & Paulownia
Tahun ke-5 Paulownia tebang, hasil Rp. 960.000.000
Tahun ke-10 Paulownia tebang, hasil Rp. 960.000.000
Tahun ke-15 Paulownia tebang, hasil Rp. 480.000.000
Hasil nira tahun 11 - 15 Rp. 9.581.250.000
Total Rp.11.981.250.000

B. Aren & Sengon Solomon
Tahun ke-5 Sengon tebang,hasil Rp. 400.000.000
Tahun ke-10 Sengon tebang,hasil Rp. 400.000.000
Tahun ke-15 Sengon tebang,hasil Rp. 200.000.000
Hasil nira tahun 11 - 15 Rp. 9.581.250.000
Total Rp. 10.581.250.000

Dengan catatan untuk menjual sengon jauh lebih mudah , karena permintaan lokalnya tinggi. Tapi kalau akses ke buyer Jepang sangat mudah, Paulownia lebih menjanjikan. Terdapat resiko pohon aren var. dalam rusak kena rebahan waktu tebang. Perlu lebih berhati - hati.


Aren intensif + tanaman kayu
Kalau mau berkali - kali tebang Paulownia/sengon solomon supaya pola tanamnya bisa dipakai sampai aren dewasa, dengan titik berat pada produksi aren, maka pola tanamnya Aren & Paulownia/sengon solomon 265 & 265. Pola tanam ini menguntungkan di atas tahun ke 10, karena dari hasil niranya dengan nilai seperti hari ini ( jika tidak mengalami kenaikan harga - padahal pasti akan naik ) adalah Rp. 9.100.000 / hektare per hari. Tapi hasil tebangan kayu pada tahun ke 5 lebih rendah daripada pola tanam di atas, akan tetapi resiko tanaman aren rusak karena rebahan waktu tebangan lebih rendah.

C. Aren intensif & Paulownia
Tahun ke-5 Paulownia tebang , hasil Rp. 265.000.000
Tahun ke-10 Paulownia tebang , hasil Rp. 265.000.000
Tahun ke-15 Paulownia tebang , hasil Rp. 265.000.000
Nira tahun 11 - 15 , hasil Rp.16.607.500.000
Total Rp.17.402.500.000

D. Aren intensif & Sengon Solomon
Tahun ke-5 Sengon tebang , hasil Rp. 145.750.000
Tahun ke-10 Sengon tebang , hasil Rp. 145.750.000
Tahun ke-15 Sengon tebang, hasil Rp. 145.750.000
Nira, tahun 11 - 15 , hasil Rp. 16.607.500.000
Total Rp. 17.044.750.000

Alternatif lain untuk menghasilkan investasi yang paling menguntungkan adalah dengan menerapkan pola tumpangsari Sengon / Paulownia + Aren Unggul + Gaharu.
Aren & gaharu membutuhkan tanaman peneduh di awal pertumbuhan mereka. Oleh karena itu , sengon / paulownia ditanam sebagai peneduh. Hasil yang didapatkan dalam 10 tahun pertama :
Sengon 250 batang, tebang 1 kali @ Rp. 550.000= Rp.137.500.000
Aren Unggul var. dalam 250 batang
Gaharu 250 batang,tebang 1 kali tahun ke 8 @ Rp.5.000.000 = Rp. 1.250.000.000

Pada tahun ke-15 akumulasi penghasilan adalah :
Sengon-habis
Aren Unggul 250 batang prod. 50% @ 30 liter @ Rp.2.000/lt per hari = Rp.13.687.500.000
Gaharu tebang kedua 400 batang @ Rp. 5.000.000 = Rp.2.000.000.000
Ditambah hasil tahun ke-5 & 8 = Rp.1.387.500.000
Total tahun ke-15 Rp. 17.075.000.000

Jadi , tidak ada keharusan pola tanam tertentu. Pemilik silakan mempertimbangkan sendiri berdasarkan keinginan waktu panen / cash flow.



Berikut adalah liputan Harian KONTAN , 14 Agustus 2009 tentang pembibitan Sengon Solomon kami , untuk membaca / memperbesar , silakan klik gambar di bawah ini.